Berita


Berita Terbaru , @ 27/11/2020 08:03:29
Tenaga Kebersihan dan Pertamanan Dinas Perkim-LH
Informasi/Infografis , @ 26/11/2020 11:01:22
Lomba Video Pemulihan DAS
Informasi/Infografis , @ 17/11/2020 07:56:32

Polling

Bagaimanakah kinerja Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kebumen ?
Sangat Baik
Baik
Cukup
Tidak Tahu

Submit Lihat Hasil Polling

Berita / Berita Terbaru / Detail

Peringatan HCPSN Setiap 5 November

Berita Terbaru 05 November 2020 12:38:41 WIB Admin dibaca 11 kali

DisperkimLH -Menurut World Conservation Monitoring Center, Badan PBB yang mengurusi pengawasan konservasi dunia dan United Nations Environment Programme, Badan Lingkungan Hidup PBB, Indonesia termasuk salah satu dari 17 negara Megabiodiversity yaitu negara yang memiliki keanekaragaman hayati terkaya di dunia yang sebagian besar posisinya berada di wilayah tropis. Ketujuh belas negara tersebut selain Indonesia yaitu Australia, Brazil, Colombia, Tiongkok, Kongo, India, Malaysia, Meksiko, Ekuador, Madagaskar, Papua Nugini, Peru, Filipina, Afrika Selatan, Amerika serikat dan Venezuela.

Untuk menjaga kelestarian keanekaragaman hayati, Pemerintah Indonesia telah menetapkan jenis puspa dan satwa nasional melalui Keppres No. 4 Tahun1993 tentang Satwa dan Bunga Nasional. Tiga jenis satwa yang ditetapkan sebagai satwa nasional yaitu Komodo (Varanus komodoensis) sebagai satwa nasional, Ikan Siluk Merah (Sclerophages formosus) sebagai satwa pesona dan Elang Jawa (Spizaetus bartelsi) sebagai satwa langka. Sedangkan tiga jenis bunga sebagai bunga nasional yaitu Melati (Jasminum sambac) sebagai puspa bangsa, Anggrek Bulan (Palaenopsis amabilis) sebagai puspa pesona dan Padma Raksasa (Rafflesia arnoldi) sebagai puspa langka.

Untuk menjaga kekayaan hayati tersebut, pemerintah telah menetapkan setiap tanggal 5 November sebagai Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional. HCPSN sendiri bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan rasa cinta masyarakat terhadap satwa dan bunga pada umumnya, serta satwa dan bunga nasional pada khususnya. Selain itu juga untuk meningkatkan perlindungan serta upaya pelestarian ekosistem, habitat, populasi ataupun kegiatan penelitian dan pengembangan satwa dan bunga nasional tersebut.

Pada tahun ini peringatan HCPSN tidak dirayakan secara besar-besaran sebagaimana tahun-tahun sebelumnya mengingat saat ini masih dalam suasana pandemi Covid-19. Di Kabupaten Kebumen peringatan HCPSN juga dilakukan secara sederhana dalam bentuk kerja bakti lingkungan dengan penanaman pohon dan sosialisasi kepada masyarakat melalui media elektronik, cetak maupun media sosial yang ada.

Terkait keanekaragaman hayati, saat ini Kabupaten Kebumen juga memiliki puspa dan satwa unggulan daerah yaitu Kelapa Genjah Entog, Sapi PO Kebumen dan Ikan Tulmen.
Selamat memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN). Mari kita jaga dan lestarikan puspa dan satwa di sekitar kita karena sejatinya kekayaan alam ini juga milik anak cucu kita.
(sek)